Aksi Nekat di Siang Bolong! Kenapa Dua Wanita Nekat Lompat dari Angkot di Medan?

Medan, tobagoes sumut  – Aksi nekat dua wanita yang melompat dari angkutan kota (angkot) di Medan, Sumatera Utara, viral di media sosial dan memicu perhatian publik. Peristiwa ini diduga dipicu oleh aksi penodongan menggunakan parang oleh terduga pelaku perampokan.
BACA JUGA  Aksi Tawuran Kelompok Geng Motor di Labuhan Deli Berakhir Tragis, 1 Orang Tewas

Dalam video yang beredar pada Rabu (8/4/2026), terlihat seorang wanita tergeletak dengan kondisi luka serius. Korban bahkan disebut tidak sadarkan diri saat dievakuasi ke rumah sakit. Wajahnya tampak mengalami luka cukup parah.

BACA JUGA  Oknum Anggota DPRD Sumut Diduga Hamili Pegawai Bank Swasta

Video lain memperlihatkan situasi mencekam di dalam angkot bernomor 81. Seorang pria terlihat menodongkan senjata tajam ke arah sopir saat kendaraan masih melaju. Aksi itu diduga berkaitan dengan insiden yang membuat dua wanita nekat melompat.

BACA JUGA  Warga Batubara Gempar, Hanafi Tega Habisi Nyawa Kakak Kandungnya Sendiri

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Selasa siang (7/4/2026), saat angkot melintas dari arah Belawan menuju pusat Kota Medan. Aksi pelaku diduga dimulai di kawasan simpang KIM, Jalan Yos Sudarso.

Korban disebut melompat saat angkot melintas di sekitar SPBU Simpang Kayu Putih. Tak lama kemudian, penumpang lain juga ikut melompat dengan jarak beberapa ratus meter, hingga menyebabkan keduanya mengalami luka dan kehilangan kesadaran.

BACA JUGA  Hotel Danau Toba Internasional Medan Terbakar

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Hamzar Nodi, membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut. Saat ini, polisi tengah melakukan penyelidikan intensif.

“Kasus ini masih kami selidiki, termasuk identitas terduga pelaku,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan awal, pelaku diduga berjumlah dua orang yang berboncengan sepeda motor. Salah satu pelaku naik ke dalam angkot dan langsung melakukan penodongan menggunakan parang.

BACA JUGA  Ketum BPI KPNPA RI Apresiasi Kinerja Polda Sumut Tindaklanjuti Laporan Rospita Lubis

Polisi juga menerima informasi bahwa sopir angkot turut menjadi korban ancaman senjata tajam. Namun, hal ini masih dalam proses pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi.

Kasus ini menambah daftar kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan transportasi umum di Medan, khususnya di siang hari. (AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news