4 ASN di Kota Medan Terindikasi Pemakai Narkoba, Wali Kota Berupaya Menutupi

4 ASN di lingkungan Pemerintah Kota Medan diduga terinbdikasi menggunakan narkoba. Namun komitmen untuk memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan birokrasi belum terbuka.

4 ASN yang terindikasi pemakai narkotika hasil tes urine dadakan masih ditutup-tutupi oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Kamis (15/5/2025). Terhitung sudah 3 pekan berlalu sejak tes urine digelar pada 26/4/2025 di Rumah Dinas Wali Kota Medan.

Akhirnya transparansi hasil dan tindakan tegas menjadi sorotan publik dari kelanjutan hasil tes urine.

4 ASN yang terlibat yakni dua oknum camat dari total 21 Kecamatan. Dan dua oknum lurah dari total 151 kelurahan se-Kota Medan.

Namun, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, terkesan masih menutup-nutupi.Bahasa diplomatis diutarakan, bahwa segera mengumumkan ke publik terkait empat pejabatnya yang positif memakai narkoba berdasarkan asesmen ulang Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara.

“Harusnya minggu ini selesai seluruh laporannya. Nanti kita umumkan hasilnya. Dan tentu BNN yang memeriksa semuanya dan hasilnya dari BNN. Tentu kita hormati semua prosesnya,” ujarnya.

Rico Waas mengatakan, akan mengambil tindakan tegas jika sudah terbukti positif hasilnya. Dipastikan lebih rinci terkait empat pejabat dari unsur camat dan lurah yang masing-masing dua orang, Rico memilih hemat bicara.

“Kurang lebih begitulah,” ujarnya.

Disinggung wilayah camat dan lurah yang terindikasi positif narkoba, Rico terlihat masih menyembunyikannya. Ia hanya kembali memastikan jumlah pejabat yang terindikasi positif tersebut sejauh ini masih empat orang dari enam orang yang sempat beredar.

“Nanti kita cek ulang, yang jelas minggu ini harusnya sudah keluar. Kalau nanti terbukti positif, kami pastikan pejabat tersebut akan Dicopot” tegasnya.

Langkah cepat Rico berantas narkotika mendapat apresiasi dari kalangan anggota DPRD Medan. Wakil Ketua DPRD Medan, Hadi Suhendra minta Walikota Medan, agar transparan mempublikasikan hasil tes urine seluruh camat dan lurah se-Kota Medan.

BACA JUGA  Irvan Tarigan Digerebek Polisi Tanah Karo Bersama 382 Paket Sabu Siap Edar

Dewan Golkar ini juga menyoroti tes urine agar jangan sebatas ‘rutinitas’ tanpa transparansi. Bahkan dia menyerukan tes urine dilakukan kepada para Kepala Lingkungan (Kepling) yang berhubungan langsung melayani warga Medan.

“Menyikapi tindakan tes urine yang dilakukan secara tiba-tiba kepada Camat dan Lurah kita apresiasi gebrakan yang dilakukan Walikota Medan. Tentu masyarakat berharap hasil dari tes urine itu disampaikan secara transparan ke publik,” kata Hadi Suhendra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news